Resensi Novel Dilan (Tugas BI)


Nama :viona febrianti simanjuntak
Kelas :XII-IPS 2
RESENSI
DILAN,Dia adalah Dilanku tahun 1990
1.IDENTITAS NOVEL
Judul :                        Dilan , Dia adalah Dilanku tahun 1990
Pengarang/penulis:   Pidi Baiq
Tahun terbit :            2014
Jumlah halaman :     332
Penerbit :                   pastel books
Cetakan:                    cetakan 1,Jumada al-tsaniyah 1435 H ,1 April 2014
Kota terbit:                Bandung
2.SINOPSIS
Milea adalah seorang gadis muda yang cantik dan baik .Awalnya milea dan keluarganya tinggal di Jakarta tetapi,karena ayah milea pindah tugas ,mereka sekeluarga harus pinda ke Bandung .Di Bandung Milea harus pindah sekolah , saat di sekolahnya yang baru milea bertemu dengan cowok nakal tetapi bertanggung jawab cowok ini jugak suka untuk meramal Milea yang membuat dia menjadi bingung  ,mungkinkah  Milea akan jatuh hati kepada sang peramal, dan bagaimana dengan hubungan Milea dengan pacarnya yang di jakarta .


3.UNSUR INTRINSTIK
A.PENOKOHAN
Protagonis :Milea,Dilan
Antagonis:Beny,Anhar
Tritagonis :Ibu Milea,Ayah Milea,Airin,Disa,Bi asih ,Rani,Ibu Dilan,Wati ,Pian,Pak Suripto,Bik Eem
Tokoh Badut: Nandan dan Kang Adi
Tema :percintaan
Latar             : Latar tempat :sekolah,Rumah Dilan,Rumah Milea,kantin bi eem,Jakarta,telepon umum
 Latar waktu :pagi,siang sore,malam
Latar suasana:sedih,senang,menegangkan
Alur:               mundur (karena di novel ini Milea menceritakan kisah percintaannya di tahun  1990)
Sudut pandang: - Sudut padang orang pertama “aku”
                               -Sudut padang orang ketiga “Milea”

Amanat:         bertanggung jawab atas perasaan kita terhadap seseorang dan mencintainya dengan tulus hati walaupun dalam hal sederhana
Gaya bahasa: bahasa yang digunakan dalam novel ini menggunakan bahasa sehari-hari dan mudah dimengerti
4.ANALISIS UNSUR EKSTRINSIK
Nilai moral : Dilan adalah seorang anak yang bertanggung jawab atas perkataannya (Saat Dilan mengatakan “aku mau datang kerumahmu malam ini “ dan malamnya dilan benar2 datang)
Milea merupakan anak yang patuh kepada orang tua (saat kang Adi datang kerumah  Milea untuk membawanya ke ITB, sebenarnya ia tidak mau pergi ,tetapi karena ayahnya menyuruhnya jadi ia pergi)
Nilai sosial : adanya rasa kesetiakawanan (pada saat Milea sakit ,teman-temannya datang menjenguknya)
Adanya kesopanan saat berdialog(Milea saat berbicara dengan bunda Dilan ,ia memanngil Bunda juga “lia jugak mau manggil bunda ke ibu ,boleh ?” )
Nilai agama :   Dilan dan Milea mengucapkan salam(assalamwalaikum dan walaikumsalam ) saat bertemu
Nilai Budaya  :mereka masih menggunakan bahasa Sunda dalam sehari hari (naon ieuteh kata wati saat berbicara kepada Milea, ceuk kepadsi eta mah,ieu imah urang ceunah jawab Dilan kepada Wati)
Nilai pendidikan : mereka mengikuti upacara bendera pada hari senin ,mengikuti kegiatan cerdas cermat )
Nilai Ekonomi : Milea menjelaskan tentang kondisi rumah nya di Bandung yang membuktikan dialah adalah orang yg berkecukupan (rumah yan berukuran type70  itu ,kemudian jadi milik ibuku sepenuhnya,ada halaman di depannya meskipun halamannya tidak luas)


5.Kelebihan :
bisa membuat pembaca terbawa suasana
mudah dimengerti
cover menarik
kalimat kalimat yang terdapat di novel menarik
tulisannya besar
 banyak amanat yang dapat kita tiru
terdapat ilustrasi gambar di beberapa halaman dan adegan
untuk pembaca umur 25 keatas dapat bernostalgia bagaimana percintaan pada tahun 90-an
6.Kekurangan :
Ada beberapa humor yang garing
Tidak semua golongan usia  dapat membaca novel ini
Deskripsi tokoh tidak terlalu jelas

7.KESIMPULAN
Menurut saya novel ini cocok dibaca untuk umur 16 keatas karena sudah mengandung unsur percintaan dan novel ini bisa membuat orang yang berumur 25 keatas bernostalgia saat percintaan tahun 90-an ,dan novel ini memiliki banyak amanat  untuk ditiru


Comments